May Day 2026 di Monas Jadi Ajang Konsolidasi Buruh, Presiden Prabowo Tekankan Komitmen Perlindungan Pekerja
Jakarta — Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026 berlangsung serentak di 38 provinsi di Indonesia. Ratusan ribu buruh turun ke jalan, dengan Jakarta menjadi pusat konsentrasi massa di kawasan Gedung DPR/MPR dan Monumen Nasional (Monas).
Di ibu kota, peringatan May Day terbagi dalam dua kegiatan utama. Aksi unjuk rasa digelar di depan kompleks parlemen, sementara di Monas berlangsung perayaan bertajuk “Now or Never” yang dikemas dalam konsep festival.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hadir langsung di Monas dan menyampaikan pidato di hadapan massa buruh. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pekerja, dan dunia usaha dalam menghadapi tantangan ekonomi.
“Pemerintah akan terus hadir untuk memastikan buruh mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang layak,” ujar Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyinggung sejumlah kebijakan pro-buruh, di antaranya usulan kenaikan upah minimum 5–8 persen, Bantuan Subsidi Upah (BSU), subsidi perumahan, serta insentif Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21.
Sementara itu, buruh menyampaikan sedikitnya delapan tuntutan utama, termasuk dorongan pembentukan undang-undang ketenagakerjaan yang berpihak pada pekerja, perlindungan hak dasar, dan kebebasan berserikat.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN), Ristadi, menilai kehadiran Presiden menjadi sinyal positif, namun menekankan pentingnya realisasi kebijakan.
“Kehadiran Presiden adalah langkah baik, tetapi yang paling ditunggu buruh adalah implementasi nyata,” ujarnya.
Ia juga menyoroti isu krusial seperti ancaman PHK, sistem outsourcing, serta perlindungan pekerja informal termasuk ojek online.
Di luar Jakarta, peringatan May Day juga diisi kegiatan positif. Di Makassar digelar fun walk, sementara di Buleleng, Bali, buruh melakukan aksi bersih-bersih lingkungan.
Secara umum, peringatan May Day 2026 berlangsung aman dan tertib di berbagai daerah, dengan pengawalan aparat keamanan.