,
Muba Suara Journalist KPK. Jalan di Kampung 4 RT 4 Desa Sungai Dua Belum Diperbaiki, Masyarakat Resah Kecamatan Sungai Keruh  kabupaten musi...
Jakarta, Suara Journalis KPK. Ketua Umum Gerakan Rakyat Peduli Keuangan Negara (GRPKN) Evert Nunuhitu datang ke Ombudsman (ORI) untuk melaporkan...
Pati, Suara Journalist KPK- Seorang oknum sektetaris desa yang berinisial W, Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati, Jawa Tengah...
Kupang, Suara Journalist KPK. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu segera melakukan investigasi sehubungan dengan pemberian kredit Bank...
Makassar, Suara Journalist KPK  Tim penyidik kejaksaan menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan perpustakaan...
Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe seakan tak henti-hentinya berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kasus yang membelitnya cukup...
09 Februari 2026 | Dibaca: 1990 Kali
Dikenang Bersahaja dan Berprinsip, Lingga Suri Ceritakan Sosok Agus Widjojo

Kepergian Letnan Jenderal TNI (Purn) Agus Widjojo tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga bagi para sahabat dan kerabat yang selama puluhan tahun mengenal dekat sosoknya. Almarhum dikenang sebagai pribadi yang memiliki semangat juang tinggi, pemikiran yang jernih, serta sikap rendah hati dalam keseharian.

Salah satu kerabat sekaligus sahabat dekat almarhum, Lingga suri, mengungkapkan bahwa ia telah mengenal Agus Widjojo selama lebih dari 30 tahun. Kedekatan tersebut terjalin melalui berbagai diskusi, baik terkait persoalan kebangsaan, politik, maupun dinamika kehidupan sehari-hari.

Menurut Lingga suri, almarhum dikenal sebagai sosok yang teguh memegang prinsip serta memiliki daya juang yang kuat. Latar belakang keluarga sebagai putra Pahlawan Revolusi RI, Mayor Jenderal Sutoyo Siswomiharjo, dinilainya turut membentuk karakter dan nilai perjuangan yang melekat dalam diri Agus Widjojo.

Lingga suri menuturkan, selama mengenal almarhum, ia banyak memperoleh pelajaran berharga, tidak hanya dalam konteks pemikiran kebangsaan, tetapi juga mengenai keteguhan sikap dan kekuatan mental dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.

Diskusi-diskusi yang kerap dilakukan bersama almarhum, kata dia, menjadi ruang pembelajaran yang bermakna. Agus Widjojo selalu menekankan pentingnya konsistensi, ketegasan prinsip, serta kemampuan untuk tetap tegar dalam berbagai situasi.

Selain dikenal sebagai mentor, almarhum juga dikenang sebagai sahabat yang bersahaja, terbuka, dan mudah bergaul. Meski menyandang pangkat jenderal, Agus Widjojo dinilai tidak pernah menempatkan diri secara berjarak dengan lingkungan sekitarnya.

Ia dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, humoris, dan menghargai setiap orang tanpa memandang latar belakang maupun status sosial. Sikap tersebut, menurut Lingga suri, menjadikan almarhum sosok yang mudah diterima dan dihormati oleh berbagai kalangan.

Lingga suri juga menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian Agus Widjojo. Kabar wafatnya almarhum disebut datang secara mengejutkan, terlebih karena sebelumnya ia sempat menerima informasi bahwa almarhum tengah menjalani masa pemulihan.

Dalam kesempatan tersebut, Lingga suri turut menyampaikan doa dan harapan bagi keluarga yang ditinggalkan, khususnya istri almarhum, Ranny Moerni Cahyani, dan anak-anaknya, agar diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi masa duka.

Ia juga mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Pengabdian dan keteladanan Agus Widjojo, menurutnya, akan terus dikenang oleh mereka yang pernah mengenal dan bekerja bersama almarhum.
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 -

Perwakilan Jawa Tengah
Omah Journalis.
Jl. Raya Pati - Jepara
Desa Payak Barat, RT. 09/RW III. Kec. Cluwak, Kab. Pati
Kode Pos 59157. Telp/WA. : 0878 1504 0283
>