31 Oktober 2025 | Dibaca: 2229 Kali
Film Dopamin Menampilkan Cara Bahagia di Dunia yang Semakin Gila! Couple Goals Angga Yunanda & Shenina Cinnamon Bersatu Hadapi Ujian Kehidupan dan Cinta

Jakarta, 29 Oktober 2025 — Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon membawa kita ke dalam sebuah roller coaster kehidupan berumah tangga mereka dalam film romantic survival drama Dopamin persembahan Starvision dan Karuna Pictures. Film yang disutradarai Teddy Soeria Atmadja dan produser Chand Parwez Servia ini akan menampilkan cara pasangan suami istri bahagia di dunia yang semakin gila.
Terhimpit utang yang menumpuk, telat bayar sewa tempat tinggal, menggadaikan barang demi bisa makan, dan kehilangan pekerjaan adalah masalah bertubi-tubi yang dihadapi pasangan yang baru saja menikah, Malik (Angga Yunanda) dan Alya (Shenina Cinnamon). Krisis yang terjadi dalam kehidupan rumah tangga mereka membuat pasangan ini kurang harmonis, seakan menyeret keduanya hingga ke pinggir jurang dan bertanya apa lagi yang harus mereka lakukan untuk bisa bertahan hidup?Namun, di tengah masalah yang berdatangan, hadir seorang tamu asing ke rumah mereka, dan bermalam usai membantu Malik yang mobilnya bermasalah.
Sang tamu asing yang menjadi jawaban instan bagi Malik dan Alya, karena meninggalkan koper berisi penuh uang! Film Dopamin akan mengikuti liku perjalanan Malik dan Alya dalam menata hidup mereka yang baru, tak hanya bergelimang uang, namun juga ancaman bahaya yang mengintai!Produser film Dopamin Chand Parwez Servia mengungkapkan film ini akan menjadi karya yang berbeda. Setelah kolaborasi Chand Parwez bersama Teddy serta Starvision dan Karuna Pictures yang menghasilkan blockbuster The Architecture of Love (TAOL), kini bertepatan dengan momentum perayaan 30 tahun Starvision, Dopamin hadir sebagai karya baru yang menyegarkan.“Kita bisa melihat bagaimana Malik dan Alya sebagai pasangan muda bisa saling mengandalkan, dan berusaha untuk bisa selamat dari kesulitan yang sedang mereka hadapi. Ini adalah film yang berbeda dan penuh adrenalin, saya yakin semua pasti ingin melakukan yang terbaik untuk pasangan.
Dan di film Dopamin membuat kita merasa bahwa kita berada dalam situasi yang sama dan bersama-sama dengan pasangan muda ini, Malik dan Alya untuk menghadapi segala permasalahannya.
Benarkah cinta obat bahagia di dunia yang semakin gila?” ujar produser film Dopamin Chand Parwez Servia.Film Dopamin sendiri memiliki perjalanan yang cukup panjang. Teddy menulis draft pertama naskah ini sejak lima tahun lalu. Film yang awalnya diintensikan memiliki cerita dan visual yang lebih gelap dalam balutan thriller, setelah berdiskusi dengan