03 Agustus 2019 | Dibaca: 2127 Kali
Kimi Himie Klarifikasi Mangkir Dari Kementerian KOMINFO

Youtuber populer Kimi Hime mengaku tidak tahu mendapat panggilan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika terkait konten pada saluran YouTube miliknya. Ia mengungkapkan hanya mendapat panggilan dari YouTube bukan dari Kominfo. Kimi membantah dia mangkir dari panggilan Kominfo.
Memang beberapa kali saya dibilang mangkir padahal saya baru tahu mendapat panggilan dari YouTube pada 22 Juli. Kimi enggak terima email, bisa jadi masuk ke spam. Tapi setelah ketemu, langsung Kimi forward ke kuasa hukum," ungkapnya di kantor pengacara Akhyar Sinaga Dan Rekan di Jakarta, pada hari Jumat (2/8/2019).
Irfan Akhyari, selaku kuasa Hukum Kimi Himie mengatakan timya sudah mencoba berkoordinasi ke Kominfo untuk melakukan pertemuan pada hari Jumat, (26/7/2019). Tetapi baru direspons Kominfo keesokan harinya. Kemudian kami bertemu pada Senin 29 Juli 2019, sesuai dengan undangan. Kami juga perlu klarifikasi, bahwa Kominfo bukan melakukan panggilan, tapi itu adalah undangan terkait konten yang mereka tangguhkan," jelas Irfan.
Ia menjelaskan bahwa, Kimi tak berniat sama sekali mengabaikan undangan Kominfo. Sebab kenyataannya Kimi memang baru menerima undangan Kominfo belakangan ini. Pada pertemuan awal pekan ini, tim kuasa hukum mempertanyakan dasar hukum pemanggilan Kimi Himie.
Kimi menerima masukan dari Kominfo terkait tiga video yang ditangguhkan sementara. Sesuai masukan, YouTuber yang memiliki nama asli Kimberly Khoe itu menjelaskan bahwa apa yang dipermasalahkan adalah hanya thumbnail, bukan konten video YouTube. Menurutnya videonya setiap membuat video YouTube videonya masih pada level hijau atau dapat dikatakan aman untuk bisa di upload di YouTube. Ia pun mengaku account-nya tidak pernah di block oleh pihak YouTube karena selalu lolos dari ketentuan yang berlaku di YouTube.