,
Muba Suara Journalist KPK. Jalan di Kampung 4 RT 4 Desa Sungai Dua Belum Diperbaiki, Masyarakat Resah Kecamatan Sungai Keruh  kabupaten musi...
Jakarta, Suara Journalis KPK. Ketua Umum Gerakan Rakyat Peduli Keuangan Negara (GRPKN) Evert Nunuhitu datang ke Ombudsman (ORI) untuk melaporkan...
Pati, Suara Journalist KPK- Seorang oknum sektetaris desa yang berinisial W, Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati, Jawa Tengah...
Kupang, Suara Journalist KPK. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu segera melakukan investigasi sehubungan dengan pemberian kredit Bank...
Makassar, Suara Journalist KPK  Tim penyidik kejaksaan menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan perpustakaan...
Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe seakan tak henti-hentinya berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kasus yang membelitnya cukup...
05 April 2018 | Dibaca: 3238 Kali
Ditanya mengenai RAB, Ketua KUD : Ini rahasia Negara
Penggunaan dana BPDPKS Diduga Bermasalah, Ketua KUD SJL “Maen Petak Umpet”

Haji Indro - KUD Sumber Jaya Lestari

Muba, SuaraJournalist-KPK.ID | Minimnya transparansi yang terjadi dalam tubuh KUD Sumberjaya Lestari (KUD SJL) membuat para anggota koperasi memiliki asumsi liar yang mengarah kepada adanya praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dalam proyek peremajaan pohon Kelapa Sawit atau replanting didesa Mekar Jaya, kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasi, Provinsi Sumatera Selatan.

Bagaimana tidak, proyek yang dianggarkan melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) serta tabungan peremajaan milik anggota KUD yang berjumlah lebih dari 400 orang ini memiliki nilai yang cukup fantastis, yakni 40milyar rupiah. Hal tersebut diduga tanpa melibatkan anggota KUD selaku pemilik kebun sekaligus anggaran replanting.

Adalah Haji Indro bersama sekitar 70orang lebih lainnya geram dengan sikap AG selaku ketua umum KUD SJL yang enggan di temui oleh para anggotanya, bahkan Kepala Desa selaku tuan rumah pun tidak digubris setiap kali mengundangnya untuk membahas kegelisahan para warganya terkait program replanting tersebut.

Dalam keterangannya kepada media SuaraJournalistKPK.ID, Haji Indro membeberkan banyaknya kejanggalan-kejanggalan dalam realisasi program percontohan nasional ini. Salah satunya, RAB yang dirahasiakan oleh AG, ketua umum KUD SJL.
“ini (RAB) rahasia negara” kata Haji Indro menirukan AG, Minggu (24/3/18).

Selain itu, kontrak kerja yang disepakati antara KUD SJL dengan kontraktor tumbang ciping, yakni PT Teguh Mandiri Sentosa, anggota mengaku tidak tau. Juga kontrak kerja dengan Pusat Penelitian Kelapa Sawit Medan unit Dawas pun juga dirahasiakan oleh ketua umum KUD.

“Ada apa ini? Bukan saya menuduh korupsi, tadi kalo tidak ada transparansi seperti ini bagaimana kita tidak berfikir macam-macam?.” Ungkap Haji Indro.

Beberapa kali Haji Indro Bersama kawan-kawan sudah berupaya menemui ketua KUD untuk menjelaskan beberapa tuntutan para anggota. Namun upaya mediasi tersebut selalu gagal akibat AG selalu terkesan menghindar dan tidak mau menemui para anggotanya. Bahkan menurut haji indro, AG sudah beberapa hari tidak pernah terlihat di kantor KUD.

“Intinya kami meminta waktu untuk ketemu AG karena hanya dia yang bisa menjelaskan permasalahan replanting ini, tapi sejauh ini kami tidak bisa bertemu, bahkan diundang pun dia selalu alas an. Bahkan pergi, pergi ke Jakarta. Ngapain ke Jakarta? ”. kata H Indro, bernada kesal.

“ini proyek milik kami yang seharusnya tau semua ini, berapa harganya, berapa nilai kotraknya, kami tidak diberi tahu, sedangkan anggaran itu milik kami, KUD hanya sebatas pelaksana. Lanjut Haji Indro.

Sementara itu, pengawas KUD mengaku tidak tahu mengenai kontrak kerja antara KUD SJL dengan beberapa rekan kerjanya tersebut. Bahkan dalam forum rapat yang difasilitasi oleh Widarlono, kepala desa Mekar Jaya nomor kontak milik pengawas sudah di blokir oleh AG sang ketum.

“kami tidak tahu pak, bahkan saat ini nomor kami sudah di blokir oleh pak AG”. Ungkap salah seorang pengawas KUD yang tidak ingin disebutkan identitasnya oleh media, Kamis, (29/3/18).

Diberitakan sebelumnya, sejumlah pekebun kelapa sawit di desa Mekar Jaya, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin kecewa terhadap proyek peremajaan atau replanting kelapa sawit yang diresmikan oleh presiden joko Widodo 13 oktober 2017 lalu. Pasalnya, KUD Sumber Jaya Lestari selaku pengelola kebun dinilai tidak transparan dan terkesan banyak kejanggalan dalam proses administrasi hingga fakta dilapangan. (red)
Berita Lainnya
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 -

Perwakilan Jawa Tengah
Omah Journalis.
Jl. Raya Pati - Jepara
Desa Payak Barat, RT. 09/RW III. Kec. Cluwak, Kab. Pati
Kode Pos 59157. Telp/WA. : 0878 1504 0283
>