04 September 2026 | Dibaca: 728 Kali
Dalam rangka muludan balong kramat tuk Pangeran Mancur jaya hadir ikut serta Ketua Umum GardaIndo bersatu R.Hery Santoso

Cirebon Suara Jurnalis KPK.. Perhelatan acara mauludan di Desa Tuk , berlangsung meriah, punya makna dan arti mendalam tersendiri dan kenapa acara arak arakannya di lakukan malam hari di hari ke 3 malamnya.
Acara Maulidan baru saja usai di adakan di desa Tuk, Kecamatan Kedawung. Perhelatan besar ( hajat besar ) dan baru saja juga usai laksanakan Pelalan pada Rabu malam ( 2/9 ) sebagai puncaknya. Di acara tersebut di malam pelal dilakukan arak arakan jalur rute sepanjang dari menurut Mas Raden Suparja kuncen sumur Kramat Tuk P. Pancurjaya. Mulai jam 20.00 start balaidesa kertawinangun juga ada Sultan Abdul Gani Natadiningrat ,camat kedawung, Forkopimcam Kedawung dan ratusan masyarakat yg mengiring.
Di Desa.Kertawinangun awal pemberangkatan arak arakan menuju Balong Kramat Tuk . Pangeran Mancur jaya.
Bahasa 'tuk' sendiri bila di artikan untuk nama Desa Tuk itu di Kecamatan Kedawung - Kabupaten Cirebon, berasal dari kata yang diambil "tuk" yang berarti mata air atau sumber air dalam bahasa setempat.
Dalam prosesi mauludan dan arak arakan itu di Balong Kramat Tuk Pangeran Pancurjaya , hadir di antara pendatang Ketua Umum GardaIndo bersatu R.Heri Santoso selaku Pemerhati seni budaya . Perhelatan di desa Tuk Balong keramat ini punya cerita tersendiri .menjadi pusat perhatian dikalangan semua . Di desa Tuk dan Balong Kramat Tuk . Punya rentetan sejarah yang tak terlupakan adanya syiar Islam di Cirebon . ( Rico / mulyana )