,
Muba Suara Journalist KPK. Jalan di Kampung 4 RT 4 Desa Sungai Dua Belum Diperbaiki, Masyarakat Resah Kecamatan Sungai Keruh  kabupaten musi...
Jakarta, Suara Journalis KPK. Ketua Umum Gerakan Rakyat Peduli Keuangan Negara (GRPKN) Evert Nunuhitu datang ke Ombudsman (ORI) untuk melaporkan...
Pati, Suara Journalist KPK- Seorang oknum sektetaris desa yang berinisial W, Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati, Jawa Tengah...
Kupang, Suara Journalist KPK. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu segera melakukan investigasi sehubungan dengan pemberian kredit Bank...
Makassar, Suara Journalist KPK  Tim penyidik kejaksaan menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan perpustakaan...
Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe seakan tak henti-hentinya berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kasus yang membelitnya cukup...
17 Januari 2018 | Dibaca: 1843 Kali
Pegiat Wisata Semarang Dukung Pengembangan Sentra Kuliner Ikan Manyung

Penual Ikan Manyung

Komunitas Pegiat Wisata Kota Semarang mendukung ide Walikota Semarang Hendrar Prihadi untuk merubah kawasan Bandarhajo menjadi sentra kuliner dengan menu utama mangut kepala ikan manyung.

SEMARANG – Komunitas Pegiat Wisata Kota Semarang mendukung ide Walikota Semarang Hendrar Prihadi untuk merubah kawasan Bandarhajo menjadi sentra kuliner dengan menu utama mangut kepala ikan manyung. Kebijakan ini dipastikan akan semakin dapat menambah daya kunjung wisatawan ke Semarang.

Hal itu disampaikan Koordinator Pegiat Wisata Kota Semarang, Nur Wakhid. Menurut dia, sentra kuliner ikan manyung dapat menjadi destinasi wisata kuliner yang menarik.
“Terlebih, mangut kepala ikan manyung ini hanya dapat ditemui di Semarang. Semakin akan memperkaya khasanah kuliner, tentunya juga akan memiliki multiflyer effect dimana masyarakat sekitar dapat terberdayakan,” kata dia, Senin (15/1).

Selain dapat menambah destinasi wisata di Kota Semarang, dibukanya sentra kuliner Ikan Manyung ini dapat meningkatkan perekonomian warga.
“Warga sekitar dapat ikut memanfaatkannya untuk menambah pendapatan keluarga. Secara sosial ekomonis, taraf hidup warga tentunya diharapkan juga akan meningkat,” terangnya.

Selain itu, lokasi Bandar Harjo lanjut dia juga akan semakin tertata dengan adanya rencan itu. Sebab selama ini, kawasan ini dikenal sebagai kawasan yang kurang rapi, terkesan kumuh serta dikenal rawan kriminalitas.
“Tanggungjawab Pemkot untuk mewujudkan sentra kuliner mangut, tentunya harus diimbangi dengan membangun kesadaran warga sekitar untuk mensukseskan kehadiran destinasi wisata baru bidang kuliner ini,” terangnya.

Pembangunan infrastruktur jalan, serta titik sentra menikmati masakan ini, juga harus disiapkan. Bersyukur jika lokasinya nanti berada di spot yang sangat menarik seperti di pinggir pantai ataupun lokasi lainnya yang mengundang wisawatan untuk penasaran lalu datang membuktikan.

Lebih dari itu, Pemkot juga harus mampu merubah kawasan kumuh termasuk pola pengolahan manyung, cara memasak hingga lokasi, menjadi lebih baik. Jangan sampai ide luar biasa Walikota Semarang ini menjadi blunder karena justru wisatawan mendapati sentra pengolahan ikan manyung yang kotor, kumuh dan tidak higienis.
“Karenanya ada baiknya, sebelum ide sentra kuliner terwujud, warga perajin dan pengolah ikan mangut, sudah harus mendapat sosialisasi dan pelatihan bagaimana mengolah bahan makanan ini menjadi sehat, higienis dan layak jual ke wisatawan,” tambah dia.

Tak bisa dipungkiri, Semarang membutuhkan semakin banyak destinasi wisata baik obyek, atraksi seni budaya hingga sentra kuliner untuk dapat terus menarik minat wisawatan berkunjung ke kota kita tercinta ini.
“Semarang punya potensi besar, tinggal bagaimana mewujudkan potensi itu menjadi kenyataan,” pungkasnya. (andika prabowo)

Berita Lainnya
Jl. Sunan Drajad No. 2B, Kel. Jati. Kec. Pulo Gadung
Kota Jakarta Timur. DKI Jakarta 13220
Telp. : 021 4786 3331
Mobile/HP : 0813.8438.7157 -

Perwakilan Jawa Tengah
Omah Journalis.
Jl. Raya Pati - Jepara
Desa Payak Barat, RT. 09/RW III. Kec. Cluwak, Kab. Pati
Kode Pos 59157. Telp/WA. : 0878 1504 0283
>